Batik Air Layani Penerbangan Nonstop Surabaya-Labuan Bajo

MASKAPAI Batik Air resmi mengoperasikan pesawat Airbus A320-200 untuk melayangi rute penerbangan dari Surabaya menuju Labuan Bajo sejak 7 September 2018. Pesawat itu berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi.

Sebelumnya, rute untuk tujuan yang sama dibuka dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Rute Surabaya-Labuan Bajo Batik Air melengkapi penerbangan Surabaya-Labuan Bajo yang telah dilayani Wings Air berjadwal setiap Selasa, Sabtu dan Minggu.

Inaugural flight Batik Air dimulai dengan nomor ID6130. Pesawat Airbus lepas landas dari Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo (SUB) pukul 11.10 WIB dan mendarat di Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, NTT (LBJ), kurang lebih pada 13.40 WITA.

Untuk rute sebaliknya, Batik Air menggunakan nomor ID6131 yang memiliki jadwal keberangkatan pukul 14.25 WITA dari Labuan Bajo dan akan tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo, pada 14.55 WIB. Rute Surabaya-Labuan Bajo (PP) dilayani secara reguler satu kali setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie dalam rilisnya menuturkan, peluncuran jaringan baru ini sebagai bentuk kelanjutan janjinya sebagai CEO Batik Air saat penerbangan perdana Batik Air dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten ke Labuan Bajo.

“Targetnya, menghubungkan antardestinasi populer dan memperkuat layanan Batik Air yang saat ini sudah eksis. Batik Air dengan bangga memperkenalkan rute baru domestik itu,” jelasnya.

Sementara itu, Wings Air telah lebih dulu eksis di rute Surabaya-Labuan Bajo sejak 8 Juli 2018. Penerbangan reguler pulang pergi (PP) dilayani setiap Selasa, Sabtu, dan Minggu.

Penerbangan dengan nomor IW1908, berangkat dari Bandar Udara Internasional Juanda (SUB) pukul 08.30 WIB dan tiba di Bandar Udara Komodo, Manggarai Barat pada 11.35 WITA.

Rute sebaliknya di hari yang sama, penerbangan nomor IW1809 berangkat dari Labuan Bajo pukul 12.45 WITA dan mendarat di Surabaya pada 13.50 WIB. Wing Air mengoperasikan armada terbaru turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600 yang berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Operations Director of Wings Air, Redi Irawan mengatakan, dengan adanya rute tersebut diharapkan bisa menyediakan fasilitas yang menawarkan kemudahan bagi pelanggan maupun masyarakat ketika bepergian serta kelancaran arus logistik.

“Pembukaan rute perdana itu berdasarkan tingginya permintaan traveler yang mengharapkan tersedianya penerbangan langsung khususnya sektor pariwisata dan bisnis/ perdagangan,” tutur Redi. (*)

Tentang Labuan Bajo

  • Labuan Bajo adalah ibukota Kabupaten Manggarai Barat. Letaknya di ujung paling barat Pulau Flores.
  • Penduduknya kebanyakan mencari nafkah di atas air. Indikasinya dari teluk yang sibuk da penuh berbagai ukuran kano, kapal layar, dan perahu bermotor.
  • Kotanya kecil, mudah dilalui dengan berjalan kaki (dalam 10-15 menit).
  • Transportasi ojek dan bemo lewat setiap 5 menit jika bosan berjalan.
  • Kalau menyewa sepeda motor Rp 75.000/hari (cek lagi yang gaes harganya) tapi terbatas jumlahnya.
  • Selain komodo, Labuan Bajo punya Gili Laba di kawasan Taman Nasional Komodo. Dakilah mulai pukul 3 sore untuk mendapatkan panoraman indah dari atas.
  • Ada Goa Batu Cermin di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, yang menyajikan fosil-fosil hewan laut alami di dinding goa.
  • Lalu Air Terjun Cunca Wulang di Kecamatan Mbeliling, airnya berwarna hijau dengan pesona pada dinding-dindingnya. Mirip Green Canyon Pangandaran.
  • Ada Desa Cancar Di Desa Cancar, di Desa Cancar, bila ingin melihat persawahan unik ini. Tapi melihatnya dari Puncak Weol.
  • Kemudian, Kampung Melo di Kampung Melo, Desa Liang Ndara, melihat tarian caci, khas Manggarai dan dimainkan para lelaki.

Tinggalkan Balasan