Keliling Kota Malang dengan Bus Macito

HALO gaes, sudah ada yang pernah naik Bus Macito? Macito dalah sebuah layanan bus wisata, yang memiliki kepanjangan ‘Malang City Tour’. Namanya genit ya, kayak nama perempuan dari Amerika Latin.

Bus ini menawarkan wisatawan untuk berkeliling kota secara gratis loh. Rutenya, mulai dari Balai Kota-Alun-alun Kota-Jalan Kawi-Jalan Ijen-Simpang Balapan-lalu kembali lagi ke Balai Kota. Lokasi pemberhentiannya di Taman Rekreasi Kota Malang (Tarekot).

Tidak hanya wisatawan saja yang dapat menikmati jalan-jalan keliling kota bersama Bus Macito ini. Para murid TK, Playgroup dan SD di Malang, sering berkeliling menggunakan Bus Macito, sebagai cara pengenalan sejak dini tentang kota Malang.

Silakan naik dari Tugu Malang di depan DPRD Kota Malang sebelum pukul 09.00. “Kami tidak akan menaikkan penumpang di tengah jalan. Satu-satunya shelter ya di depan gedung dewan,” ujar Adi, sang kernet bus.

Bus Macito beroperasi setiap hari, pukul 09.00-12.00 WIB. Khusus hari Minggu, jam operasional dimulai lebih siang karena ada Car Free Day di Jl Ijen. Dalam sehari, Bus Macito biasanya beroperasi hingga 3 kali.

Bus ini tampak menyolok karena warna hijaunya, dengan desain jadul dan terdapat tulisan Malang City Tour di bagian kiri dan kanan. Ada 2 lantai (dek) yang berkapasitas 40 orang untuk sekali jalan. Di lantai (dek) atas, bentuknya terbuka, tanpa atap.

Sekarang sih masih gratis gaes, tapi rencananya, Bus Macito akan berbayar dan tarif untuk sekali naik berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000. Bahkan, Pemkot Malang akan menambah 3 bus Macito. Wali kota Malang sedang mencari CSR untuk penambahan bus itu. (*)

Jadwal Operasional Bus Macito

  • Kapasitas : 40 penumpang
  • Jadwal : beroperasi setiap hari pukul 09.00-12.00 WIB.
  • Khusus Minggu, 09.30 WIB (selesai Car Free Day).
  • Durasi : setiap hari bus warna hijau ini keliling 2 kali.
  • Antrean : Bus 1 (I : 01-40, II : 81-120, III : 161-200), Bus 2 (I : 41-80, II : 121-160, III : 201-240).
  • Info Lain : bagi yang belum kebagian dapat menaiki bus di hari Minggu berikutnya, dengan antre lebih pagi.

Tinggalkan Balasan