Contoh Rencana dan Realisasi Perjalanan ke Indochina

SEORANG teman mengirimkan rencana perjalanan dirinya ke daerah Indochina, dalam hal ini bukan hanya Vietnam tapi termasuk Kamboja ya. Rencana perjalanan dalam format excel itu sangat sederhana.

Hanya memuat lima kolom untuk lima keterangan di dalamnya.

1. No (nomor)
2. Date (tanggal)
3. Kronologis
4. Biaya (dalam kurs asing)
5. Biaya yang sudah dirupiahkan

Untuk lebih simpelnya, admin mo-trans tidak menyebutkan semuanya. Admin menghilangkan nomor, dan mengganti Date dengan Hari serta tidak mencantumkan nilai rupiahnya karena kurs sudah berubah.

Penyusunannya tidak dalam bentuk tabel, biar lebih enak membacanya. Jadi, langsung Hari ke berapa dan kronologisnya saja.

Ingat ini perjalanan Indochina, sang teman memilih tidak tinggal terlalu lama di negara tertentu.

Oh ya, negara yang termasuk Indochina adalah negara jajahan Prancis seperti Kamboja, Laos dan Vietnam.

Secara luas mengacu kepada geografis kawasan, Thailand dam Myanmar juga bisa masuk karena masih termasuk daratan Asia Tenggara atau mainland.

Memang di itinerary ini, tidak ada Laos. Hanya sebagai bagian dari rute perjalanan dan kebetulan, teman admin mo-trans punya teman, akhirnya mampir pula ke Malaysia dan Singapura, sebelum kembali ke Indonesia.

Ho Chi Minh City atau Saigon (Vietnam)
Hari 1 : Tiba di Tanh Son Nhat International Airport pukul 20.00 waktu setempat. Tidak ada perbedaan waktu dengan Jakarta), Istirahat dan tidur di bandara.

Hari 2 : Naik bus No 152 menuju Ben Tanh Market (4000 VND). Jalan kaki keliling kota HCMC mengunjungi spot-spot wisata gratis seperti Kantor Pos Saigon, Katedral, dan lainnya.

Makan siang dengan bekal roti yang dibawa dari Indonesia.

Beli tiket HCMC (Vietnam)-Pnomh Penh (Kamboja) untuk keberangkatan pukul 00.00 waktu setempat (9 dolar AS).

Beli air mineral dalam kemasan ukuran 1 Liter (2) @ 5000 VND. Makan Sore + Makan Malam masih dengan bekal dari Indonesia.

Pnomh Penh (Kamboja)
Hari 3 : Sampai di Pnomh Penh (Kamboja) pukul 08.00 waktu setempat, Tidak ada perbedaan waktu dengan Jakarta.

Jalan kaki menuju Royal Palace (25000 Riel).

Tidak ada yang menarik lagi dan kurang menyukai wisata berbau perang, jadi langsung kembali ke agen bus jalan kaki sambil menikmati tata kota Pnomh Penh.

Tiba di agen bus langsung beli tiket menuju Siem Reap untuk keberangkatan hari itu juga pukul 15.00 waktu setempat (7 dolar AS).

Tinggalkan Balasan