Cara Saya Terbang Gratis dengan Miles dari Kartu Kredit

Naahh, banyak sebenarnya manfaat dari kartu kredit, kalau ada yang bertanya apa tidak bingung punya kartu sebanyak itu?

Pedoman saya cuma satu, sebelum belanja, kartunya di topup dulu, jadi tidak akan ada beban utang yang tercipta.

Cukup setor uang dari rekening tabungan, transfer ke nomor kartu kredit kalian. Otomatis dana kreditnya bertambah.

Tidak perlu ngutang, tidak perlu takut telat bayar, apalagi dikejar-kejar debt collector!

Pernah telat bayar? Sering! Kok bisa? Ya, kadang tidak sadar, karena mengejar diskonan. Jadi, membayar menggunakan kartu kredit tertentu.

Tagihannya tidak sampai Rp 100.000, tapi lupa bayar. Kena bunga bisa dua kali lipat gara-gara telat, apalagi kartu kredit yang jarang dipakai.

Terus dapat telepon dari tukang tagih, sehari setelah jatuh tempo! Makin kesel. Apalagi, dikasih tahu nominalnya cuma Rp 100.000. Nyesek.

Oya! Selain tips kartu kredit, saya akan bagi-bagi tips ternak poin lainnya.

Sudah tahu kan? Kalau Garuda Group : GA (Garuda Indonesia) atau QG (Citilink) bisa saling klaim poin walau hanya penerbangan BDO-HLP (Bandung-Halim Perdana Kusuma) by QG, kamu bisa dapat 1 frekuensi terbang, plus dapat poin juga.

Jadi, kenapa sekarang saya malas naik Garuda, cukup naik Citilink, karena tetap bisa dapat miles plus frequent buat naikin kartu keanggotaan.

Miles lain yang sering saya pakai adalah : FlyingBlue kepunyaan maskapai KLM. Sama-sama anggota Skyteam, bisa masukan poin Garuda ke keanggotaan KLM.

Plusnya : point redeem pesawat KLM lebih murah, dan member FBlue pointnya tidak akan pernah hangus!

Yang penting, ada terbang sekali setahun dengan KLM atau aliansinya. Membahagiakan! Jadi, suatu saat butuh terbang pakai aliansi Skyteam di Eropa misalnya, yaa tinggal redeem saja.

Naahhh.. sampai saat pada penjelasan terakhir yang mungkin sudah ditunggu.

Tinggalkan Balasan