Berapa Biaya Hidup Selama Tujuh Hari di Korea?

BERAPA biaya hidup selama tujuh hari di Korea? Mari kita hitung-hitung berdasarkan pengalaman saya. Jadi, saya hendak share. Kebetulan masih 10 menit menjelang tidur. Saya mau share tentang akomodasi di Korea. Kalau ada yang mau nambahin. Kalau ditanya, berapa biaya hidup selama tujuh hari di Korea? Well, itu tergantung, mau hidup standard, mewah, atau ala backpackeran.

Anggep aja buat 7 (tujuh) hari yah. Kita bahas pesawatnya dulu. Nah, kalau harga tiket pesawat, rata-rata normalnya sekitar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta. Itu harga normal. Eits tapi jangan sedih dulu. Aku kasih tip gimana caranya biar bisa dapetin harga tiket pesawat di bawah harga itu. Pilihan pertama, naik AirAsia. Setahu aku, naik AirAsia itu nggak terlalu mahal. Kalau return (PP) bisa sekitar Rp 5 jutaan.

Kalau kalian yang cutinya gak perlu ngitung dan mau backpackeran bisa saja naik AirAsia karena harganya murah. Bagasi bisa nambah lagi, hanya biasanya transitnya lama hehe. Pilihan kedua, cari promo di Garuda Travel Fair. No Pain No Gain yah. Kalau mau yang murah harus usaha. Aku paling suka naik Garuda (salah satunya) karena gak perlu transit.

Biasanya pesawatnya malem dan nyampenya pagi, jadi gak buang-buang uang buat nginep semalem. Pilihan ketiga, selain Garuda Travel Fair, kalian bisa nyari lewat Garuda Online Travel Fair. Kalau beruntung, bisa dapet harga di bawah Rp 6 juta, bahkan sekitar Rp 4,5 juta sampai Rp 5,5 juta plus bisa cicilan 0% sampe 6 bulan.

Nah. Enaknya Garuda kalian bakal dapet bagasi 30kg untuk keluar negeri.. dan menurut aku Garuda pelayananya Oke kok. Nah cuma kalau harga promo, biasanya suka transit di Bali. Pergi atau pulangnya. Kalau direct pun juga ada.tapi biasanya pulangnya dari Korea dapetnya flight pagi. Pilihan keempat, naik Cathay, biasanya transit di Hongkong, dan harganya juga sekitar Rp 6 jutaan.

Cuma kalian bisa maen dulu di Hongkong sebentar hehehe. (Bila transitnya lama, bisa mampir ke Makau). Kalau aku sih belum pernah naik Cathay, tapi review dari orang-orang cukup oke.

Pilihan kelima, tentu saja, Korean Air. Nah, kalau Korean Air, setau aku harganya lumayan.. lumayan mahal… tapi enaknya .. biasanya pesawat ini bisa sampe Korea pagi-pagi buta. Pulangnya dari Korea sekitar jam 3 sore, jadi bisa jalan-jalan dulu sebelum pulang ke Indonesia, hehehe.

Gimana dengan akomodasi selama di Korea? Nah, untuk akomodasi lainnya, kayak hotel dan lain-lain, aku share beberapa tempat yang lumayan oke ala backpackeran yah. Pertama Kimchee Guest House. Hostel ini punya beberapa branch (cabang).

Kalau kalian rame-rame di sini, lumayan oke dan murah. Biayanya sekitar Rp 150.000 hingga Rp 250.000 per malam. Penginapan ini modelnya kayak bunk bed. Kalau kalian rame-an, bisa satu kamar barengan. Buat cewe gak usah takut, dipisah kok.

Penampakan guest house ini, kurang lebih ada di bagian halaman ini. Dulu aku pernah coba yang di Sinchon, dan stafnya bisa berbahasa inggris kok dan cukup help full. Kedua, Kpop Stay Hongdae. Nah, ini favorite aku karena lokasinya di Hongdae. Untuk rate per malem harganya sekitar Rp 250.000 hingga Rp 300.000.

Jalan ke sini perlu nanjak sedikit tapi aku super suka di sini karena lokasi dan staffnya bisa bahasa Inggris semua. Penampakannya, nah kurang lebih kayak begini. Tempatnya lebih private. Masing-masing bunkbednya ada pemanasnya juga. Jadi, jangan takut kedinginan pas musim dingin. Tau nggak, Heechul pernah shooting di sini loh. Hahaha dan ada staff yang bisa bahasa Indonesia.

Gak tau sekarang masih ada apa gak. Dulu, karena pulang malem (hampir subuh malah) pas dateng di meja resepsionis sudah ada tulisannya. “Stef, ini kuncinya ditaruh di meja yah, dan air minumnya. Depositnya besok saja kasih ke yang jaga pagi.”

Hahahha.. gemesss. Ketiga, Seoul Backpacker. Aku pernah sekali nginep tempat ini di Myeongdong. Lokasinya oke banget, deket sama subway. Kalau harga, untuk single roomnya 50.000 won, jadi sekitar Rp 700.000 (kalau pake rate sekarang). Nah, kalau bertiga, harganya 75.000 won.

Waktu menginap di sini, aku pulangnya naik sejenis shuttle bus di salah satu hotel yang ada deket situ. Tapi, buat ke hotel itu penuh dengan usaha. Kayak Ninja Hatori, naik turun lewati lembah. Sumpah, jadi nggak rekomen kalau kalian bawa barang banyak sendiri. Nah, kalau masih ingin cari penginapan lain, silakan cari di Agoda, booking, hostelworld, dan sebagainya. Cari sendiri.

Kalau mau yang murah, carinya yang bunkbed (hostel namanya). Kalau cari yang mahal, nggak usah pusing, banyak banget pilihannya.  Untuk lokasi menginap, aku prefer lokasi yang di lewatin sama airport railroad karena pemalas (percayalah hongdae adalah tempat terbaikssss), atau yang ada bus airport nya.

(Maaf.. saya memang benar-benar pemalas), malas transit dan malas ngangkut koper berat.

Penginapan sudah, terus biaya hidup sehari-hari, gimana? Nah.. cerita penginapannya udah dulu yah. Sekarang biaya yang perlu di keluarin selama di Korea. Balik lagi, tergantung kalian mau ke mana. Kalau first timer, yang ke amusement park dan tempat-tempat yang pake tiket masuk.

Pasti harus siapin budget yang lumayan. Nek kamu mau hidup enak, Rp 1 juta sehari, itu lebih dari cukup. Tapi balik lagi yah, tergantung belanjanya kalian. Kalau belanjanya barang-barang bermerek, yah nggak cukuplah. Uang Rp 1 juta itu sudah termasuk amusement park, makan, jajan… dan transportasi (subway sehari) di Seoul. Kalau kamu nggak ke tempat amusement park, Rp 500.000 per hari sudah cukuplah buat makan, jajan dan transportasi yah).

Plis, kalau kalian belanjanya etude setoko, yah mana cukup. Kalau makan, yah seharga kalian makan di mal. Di korea itu suka dihitung per kepala. Jadi, misalnya kalian bertiga, pesen 3 menu atau porsi yang buat 3 orang. Nggak disarankan pesen yang cuma buat 3 orang tapi kalian berdelapan, misalnya. Kecuali pura-pura bego dan bilang “what?? dengan tampang bloon… paling di omelin sama yang punya toko.

Kalau belanja enaknya di mana dibanding Hongdae? Di Myeongdong cukup oke kalau mau belanja etude, innisfree. Pokoknya yang kayak gitu-gitu, soalnya suka dapat free sampel lebih lumayan banyak. Apalagi, kalau belanja banyak. Lalu, buat transport gimana? Mahal nggak? Welll.. buat pemalas kayak aku kalau deket dan ramean, misalnya bertiga, naik taksi nggak terlalu mahal (tergantung ke mana).

Tapi compare sama Jepang, wkwkkw harga taksi Korea nggak mahal. Buat sehari-hari dan masih daerah Seoul, biasanya pake subway. Kalau mau tahu farenya (harga tiket subway), bisa download aplikasi subway di ponse.

Terus biasanya suka sudah dikasih tahu kurang lebih farenya berapa. Nah, perhatian, subway di Seoul itu ngggak 24 jam yah. Jadi, kalau keenakan maen di luar dan pulangnya mau naik subway. Cek dulu subway terakhir jam berapa (pake aplikasi kakao metro, lengkap banget, dari jam, fare juga ada). Kalau mau belanja banyak? Habisnya berapa? Kalau itu.. hanya kamu yang tahu, karena cuma kamu doang yang tau mau belanja apaan.

Bahkan Tuhanpun nggak tahu kamu mau belanja apaan. Jadi, tanyalah pada dirimu sendiri. Oh ya, aku update Admission Fee in Seoul, sesuai janji, ini admission Fee yang sudah aku buat. Dan baru saja aku tambahin hari ini buat fee beberapa amusement park. Sebenernya masih ada beberapa yang belum aku masukin (valid Januari 2019) yah.

Dan Juga .. mostly ini pastinya buat adult dan rata-rata yang aku masukin ini normal price. Jangan males buat googling atau cari tahu yah.  Sebenernya aplikasi semacam Trazy atau Klook. Kadang bisa lebih murah juga loh dan cepaaat karena biasanya ada antrean khusus. Jadi, kalau ditanya, aku suka bawa berapa uang sih kalau ke Korea? Aku suka jawab : “Nggak bawa uang”. Wkwkwkkw.

Biasanya cuma bawa secukupnya dan sisanya pake kartu kredit atau tarik yang di sana. Soalnya kalau dihitung-hitung, lebih murah dan kalau bawa kebanyakan, malah uangnya sisa. Kalau ditukar lagi, biasanya jatuh banget harga kursnya.

Jadi biasanya aku pake kartu kredit buat makan di resto atau belanja. Terus buat makan di pinggir jalan baru pake cash sama buat isi T-Money (kartu transportasi di Seoul). Jadi, uangnya nggak bakal sisa banyak, kecuali kalau emang suatu hari nanti, mau plan ke sana lagi. Sebaiknya, uangnya jangan di tuker, disimpen saja, biar selalu punya alasan buat pergi lagi ke Korea. Hahahahah.

Sumber : @ChulChuChul, 27 Januari 2019


Eksplorasi konten lain dari modatransportasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan