CARA menuju Oishi Park di Jepang bisa menjadi pilihan untuk menikmati pemandangan Gunung Fuji berlatar danau dan hamparan bunga musiman. Oishi Park, sebuah tamanh, yang terletak di tepi utara Danau Kawaguchiko, Prefektur Yamanashi, Jepang.
Perjalanan menuju Oishi Park umumnya dibagi menjadi 2 tahap:
1. Menuju ke Stasiun Kawaguchiko (titik hub utama).
2. Dari Stasiun Kawaguchiko naik bus lokal ke Oishi Park.
Tahap 1: Menuju Stasiun Kawaguchiko
Opsi ini menjadi pilihan terutama bila titik keberangkatannya dari Tokyo, dengan dua opsi moda transportasi, yakni bus ekspres atau kereta api.
A. Bus Ekspres (Paling Praktis dan Ekonomis)
– Rute: dari Busta Shinjuku (Terminal Bus Shinjuku) atau Stasiun Tokyo ke Stasiun Kawaguchiko.
– Waktu Tempuh: kurang lebih 1,5 s/d 2 jam (tergantung kondisi lalu lintas).
– Biaya: sekitar ¥2.000 s/d ¥2.200 sekali jalan.
– Tips: sangat disarankan memesan tiket secara online jauh-jauh hari karena tiket bus ke Kawaguchiko sering cepat habis.
B: Kereta Kereta Langsung JR Fuji Excursion
– Rute: dari Stasiun Shinjuku ke Stasiun Kawaguchiko (tanpa perlu transit).
– Waktu Tempuh: sekitar 1 jam 55 menit.
– Biaya: sekitar ¥4.130.
– Tips: gunakan JR Tokyo Wide Pass. Kalau menggunakan Japan Rail (JR) Pass standar, perlu membayar biaya ekstra untuk jalur privat Fujikyu Railway (segmen Otsuki–Kawaguchiko).
C: Naik Kereta Reguler (Transit di Otsuki)
– Naik kereta JR Chuo Line, misalnya Limited Express Azusa atau Kaiji) dari Shinjuku ke Stasiun Otsuki.
– Oper ke kereta Fujikyu Railway menuju Stasiun Kawaguchiko.
– Waktu Tempuh: sekitar 2–2.5 jam.
Tahap 2: Stasiun Kawaguchiko ke Oishi Park
Begitu tiba di Stasiun Kawaguchiko, silakan keluar, ke area bus stop di depan stasiun. Naik Kawaguchiko Sightseeing Bus atau Omnibus (Red Line atau Jalur Merah).
Nanti minta turun di pemberhentian bus Kawaguchiko Natural Living Center (Kawaguchiko Shizen Seikatsukan atau Stop No 20). Durasi perjalanan 25 s/d 30 menit, dengan metode pembayaran menggunakanIC Card (Pasmo atau Suica) atau membeli Sightseeing Bus 2-Day Pass.
Tips Tambahan Mengunjungi Oishi Park
Waktu terbaik berkunjung pada pagi hari saat udara masih cerah, sehingga mendapat peluang terbaik melihat Gunung Fuji tanpa tertutup awan. Kalau berdasarkan musim bunga, ya ambil Mei-Juni pas mekarnya bunga lavender.
Kalau September–Oktober, pas dengan kehadiran bunga Kochia, yang berubah warna menjadi merah. Soal tiket masuk Oishi Park, gratis ya. Tamin ini buka sepanjang hari, namun pertokoan/kafe di sekitarnya memiliki jam operasional sendiri.
Sebenarnya, ada satu lokasi lagi untuk melihat keindahan Gunung Fuji. Namanya, Yagizaki Park, lokasinya di tepi selatan Danau Kawaguchiko, Prefektur Yamanashi, Jepang.
Taman ini terkenal dengan kebun lavender, pemandangan Gunung Fuji yang indah, dan suasana yang cenderung lebih tenang dibandingkan area tepi utara danau.
Yagizaki Park merupakan salah satu lokasi utama untuk Kawaguchiko Herb Festival yang biasa diadakan pada pertengahan Juni hingga pertengahan Juli, saat bunga lavender bermekaran. Ada Yagizaki Park Muse Museum, yang mengoleksi boneka karya seniman Yuki Atae.
Cara menuju ke tempat ini, relatif hampir sama dengan ke Oishi Park. Pertama, sudah pasti ke Stasiun Kawaguchiko lebih dulu, kemudian naik bus lokal atau berjalan kaki menuju Yagizaki Park.
Akses naik bus dari Stasiun Kawaguchiko, naik bus Green Line (Saiko Line). Pemberhentian: turun di Halte Yagizaki Park (Stop No 71 atau Yagizaki Kouen. Durasi perjalanan 10-12 menit. Pembayaran menggunakan IC Card (Suica atau Pasmo) atau Sightseeing Bus Pass.
Opsi lain: naik bus lokal Saiko atau West Coast Line, bus dengan tujuan Saiko atau Narikawa dari Stasiun Kawaguchiko. Turun di Halte Yagizaki Kouen Mae.
Kalau kaki masih kokoh, bolehlah berjalan kaki. Santai dan sehat. Jarak dari Stasiun Kawaguchiko hanya 1,8 km. Perjalanan berjalan kaki memakan waktu sekitar 20–25 menit, menyusuri area permukiman dan tepi danau.
Tapi, kalau mengecek di sejumlah media sosial, kok sepertinya orang Indonesia yang ke Jepang, banyak yang memilih ke Oishi Park. Kemungkinan, Oishi Park dianggap lebih ‘sempurna’ dalam hal mewujudkan foto yang Instagrammable.
Di Oishi Park, hamparan bunga berada di garis depan (foreground), Danau Kawaguchiko di tengah (middleground), dan Gunung Fuji berdiri tegak di latar belakang (background). Komposisi 3 elemen ini adalah foto ikonik Gunung Fuji yang paling sering muncul di media sosial, brosur wisata, dan itinerary tur.
Di Yagizaki Park, sulit untuk mendapatkan foto simetris bunga, danau, Gunung Fuji dalam satu garis lurus. Selain itu, Oishi Park memiliki Flowers Road sepanjang 350 meter dengan jenis bunga yang berganti setiap musim:
– Musim Semi (Mei): Shibazakura (pink moss) dan Tulip.
– Musim Panas (Juni–Juli): Lavender.
– Musim Gugur (Oktober–November): Semak Kchia yang berubah warna menjadi merah menyala.
Oishi Park masuk dalam rute “Red Line” Bus & Paket Open Tour. Kebanyakan paket one-day tour dari Tokyo (Klook, Traveloka, agen tur lokal) serta bus wisata lokal Kawaguchiko Red Line selalu menjadikan Oishi Park sebagai pemberhentian utama. Aksesnya jauh lebih fleksibel dibanding Yagizaki Park yang dilewati jalur Green Line.
Belum lagi, orang Indonesia menyukai pengalaman mencoba es krim soft-serve khas lokal, seperti rasa blueberry segar atau lavender, sambil menikmati pemandangan Fuji dari area kafe di Kawaguchiko Natural Living Center. Oishi Park menyediakan fasilitas belanja dan tempat bersantai yang sangat lengkap.
Demikian informasi mengenai Cara Menuju Oishi Park di Jepang, semoga bermanfaat. Hepi traveling. (*)
Eksplorasi konten lain dari modatransportasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















