Cara Menuju Alice Springs di Wilayah Utara Australia

BANYAK cara menuju Alice Springs, sebuah kota di wilayah utara Australia. Kamu dapat berangkat dari sejumlah titik kota atau tempat. Pilihan moda transportasinya bermacam-macam, tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang ada.

Sejumlah pengunjung menyebut, Alice Springs merupakan oasis dunia yang sebenarnya, karena terhampar di jantung benua Australia. Berada di antara Darwin dan Adelaide. Penduduk aslinya adalah suku Arrernte atau disebut Mparntwe.

Kota yang semarak dengan seni dan acara ini merupakan destinasi utama di Red Centre Australia. Letaknya kira-kira tepat di antara Darwin dan Adelaide. Kota atau daerah terdekat dengan ‘Alice’ antara lain Uluru (Ayers Rock), Kata Tjuta, dan Kings Canyon.

Untuk mencapai Alice Springs, kamu dapat memilih moda transportasi udara dan darat. Perusahaan penerbangan Qantas menyediakan layanan pesawat dari berbagai kota besar di Australia menuju Alice Springs. Maskapai Virgin terbang langsung dari Adelaide dan Darwin ke Alice Springs.

Tolong dicek lagi ya gae, kabarnya, Virgin sudah tidak melayani lagi. Jadi, satu-satunya, tinggal Qantas saja.

Kalau membandingkan dengan destinasi Australia lainnya, penerbangan ke Alice Springs cenderung mahal. Rata-rata harga tiket sekali jalan saja, misalnya, dari Sydney ke Alice Springs sekitar $240. (Cek lagi, mungkin, admin salah ya). Manajemen Qantas sepertinya tahu keluh kesah penumpang, jadi kadangkala menggelar ‘Red-E’ spesial untuk Alice Springs.

Durasi penerbangan dari Sydney ke Alice Springs kurang lebih 3 jam, lalu Melbourne ke Alice Springs sekitar 3 jam 30 menit. Penerbangan dari Alice Springs ke Ayers Rock (Uluru), 45 menit, dengan tiket seharga $120 (sekali jalan).

Kalau kamu memilih transportasi pesawat ke Alice Springs Australia, lokasi bandaranya 15 km (di Conellan), selatan kota. Butuh waktu 10 menit, bahkan lebih untuk mencapainya. Bandara Alice Springs tidak luas. Begitu mendarat, kamu turun tangga dan jalan kaki melintasi landasan.

Jadi, ingat sejumlah bandara seperti itu di Indonesia. Meski kecil, fasilitasnya cukup memadai. Ada dua set toilet, satu di dalam area keamanan dan lainnya di luar gedung. Ini penting gaes, apalagi bagi yang mudah kepuyuh (gampang pipis).

Dari sejumlah situs, admin mo-trans mendapat informasi, kalau sudah kebelet buang air, terutama yang perempuan, sebaiknya menghindari toilet pertama. Jalan saja ke arah area keamanan dan belok kiri. Toilet di situ lebih tenang dan sepi dari antrean. Kalau belok kanan, buat ambil bagasi.

Tinggalkan Balasan