Cara Menuju Chinatown di Singapura

E. Wisata Kuliner di Chinatown
Ada banyak tempat untuk berwisata kuliner di Chinatown Singapura yang menawarkan rasa orisinal dari berbagai budaya kuliner setiap negara. Makanan halal seperti kway teow, bebek panggang, mi tarik, omelet kerang, disajikan oleh restoran bintang Michelin sampai pusat jajanan kuliner.

Kamu dapat mengunjungi Chinatown Complex, rumah dari 260 pusat jajanan kuliner dengan harga makanan yang terjangkau. Masih ada Maxwell Food Centre, pusat jajanan kuliner dengan banyak gerai makanan yang masuk Michelin Bib Gourmand.

Selain pusat jajanan kuliner, kamudapat menuju distrik kuliner di Chinatown seperti Everton Park yang punya sederet kafe hipster kekinian, Ann Siang Road dan Club Street dengan banyak restoran trendi di sepanjang jalan.

Di Chinatown, teradapat beberapa restoran halal, di antaranya:

1. Segar Restaurant
Restoran dengan sertifikat halal ini menarkan makanan oriental khas Singapura dan aneka boga bahari segar. Porsinya terkenal besar, sehingga cocok untuk santap bersama keluarga. Makanan yang terkenal di Segar Restaurant di antaranya kari kepala ikan dan ayam claypot.

Alamat: 133 New Bridge Road Chinatown Point B2-39/40/41, Chinatown Point, Singapore 059413. Nomor telpon: +65 6444 1778.

2. Tongue Tip Lanzhou Beef Noodles
Restoran ini menawarkan la mian atau mi halal daging sapi. Resep ini dibuat oleh orang Hui atau Muslim China sejak zaman Dinasti Tang. Mi di restoran ini baru akan diulen dan dibentuk saat ada pesanan, jadi rasanya sangat segar.

Alamat: 133, #01-43 New Bridge Rd, Chinatown Point, Singapura
Nomor telepon: +65 9118 3282

3. Aisyah Restaurant
Restoran ini menawarkan makanan ala Xinjiang, China yang halal. Makanan favorit di sini ada mi kuah daging sapi dan sate domba. Di sini adalah tempat untuk menemukan makanan autentik khas Xinjiang yang jarang ditemui.

Alamat: SG, Telok Ayer St, 176, Singapura
Nomor telepon: +65 9372 4321

F. Belanja Oleh-oleh Unik dari Chinatown
Kamu bisa menemukan banyak barang dan makanan unik untuk jadi oleh-oleh Chinatown. Pagoda Street menjadi kawasan pertokoan andalan untuk membeli oleh-oleh seperti gantungan kunci, dompet, dan kaos dalam jumlah banyak dan harga murah.

Jika ingin memilih oleh-oleh anti-mainstream, cobalah untuk berkunjung ke Pek Sin Choon, toko teh yang buka sejak 1925. Kamu bisa menemukan teh dari berbagai penjuru dunia dan aksesoris minum teh dengan bentuk lucu.

Toko teh ini punya tradisi menyediakan teh gratis setiap hari di depan tokonya. Tujuan awalnya untuk melegakan dahaga para buruh yang bekerja dan tinggal di daerah sekitar toko. Tradisi ini terus berlanjut sampai sebelum pandemi. Teh bisa dinikmati siapa saja, termasuk wisatwan.

Ada pula Chop Wah On, toko minyak angin dan balsam yang berkhasiat untuk kesehatan. Toko ini buka sejak 1916 dan kini menawarkan berbagai minyak aroma terapi dengan wangi yang harum. Minyak angin dan balsam dari Cho Wah On sangat diminati warga lokal dan wisatawan.

G. Tur Naik Becak yang Seru
Ingin coba sensasi tur yang berbeda di Chinatown? Cobalah tur naik becak di Trishaw Uncle. Tur ini akan dipandu uncle (sebutan untuk laki-laki dewasa di Singapura) yang handal mengendarai becak.

Jangan khawatir karena para uncle yang pintar bercerita dan handal menarik becak, sudah memiliki lisensi yang terpercaya. Becak menjadi kendaraan yang ramah lingkungan untuk menelusuri lorong dan jalanan di Chinatown.

Kamu akan diajak jalan-jalan dan jajan makanan halal dalam tur selama 45 menit. Tur keliling naik becak ini dihargai 49 dolar Singapura atau setara Rp 520.000 per orang, dengan satu becak berkapsitas dua penumpang.

Website: https://www.trishawuncle.com.sg/
Nomor telpon: Booking Hotline: (65) 6337 7111
Email: enquiry@trishawuncle.com.sg

H. Berfoto di Lukisan Dinding Karya Seniman Lokal
Chinatown juga punya banyak mural atau lukisan dinding yang tampak hidup, buatan seniman lokal Singapura. Mural-mural indah ini menarik wisatawan untuk berfoto dan melihat cerita di baliknya.

Kamu bisa melihat lukisan karya seniman Yip Yew Cheong berjudul My Chinatown Home yang menggambarkan area Chinatown zaman dulu. Mural ini mengajak kamu untuk bernostalgia dalam sebuah rumah keluarga peranakan yang hangat. Mural ini berada di jalan 30 Smith Street, dekat dengan Buddha Tooth Relic Temple.

Yip juga menggambar sebuah mural pada dinding sepanjang 40 meter di Kuil Thian Hock Keng. Mural ini sekaligus menceritakan perjuangan para imigran dari Fujian, China sampai ke Singapura dan kontribusi mereka terhadap Singapura modern.

Kuil bersejarah yang telah ada sejak tahun 1800-an ini merupakan situs penting bagi para imigran awal-awal yang tiba di Singapura dan kemudian berdoa di kuil setelah tiba dengan selamat.

Sebagian besar bagian kuil ini tetap tidak berubah di tengah perkembangan pesat kawasan sekitarnya yang menjadi Kawasan Bisnis. Kamu dapat menemukan mural ini di 93 Amoy Street di belakang Thian Hock Keng Temple.

Singapura menyelenggarakan kampanye SG Clean untuk menjamin standar kebersihan di tempat umum dari berbagai insdustri, termasuk industri pariwisata dan layanan maksanan. SG Clean dibuat untuk keamanan dan kenyamanan semua orang, termasuk kamu yang berkunjung ke Singapura, khususnya pada masa pandemi Covid-19.

Tinggalkan Balasan