Citilink Buka Rute ke Pangkalan Bun dari Jakarta dan Semarang

MASKAPAI penerbangan Citilink memperluas konektivitas di wilayah Kalimantan dengan membuka rute penerbangan baru dari Bandar Udara Iskandar, Pangkalan Bun menuju Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Bandar Udara Ahmad Yani, Semarang mulai 10 April 2021.

“Pembukaan rute penerbangan baru ini merupakan bentuk komitmen Citilink dalam menyediakan aksesibilitas antarpulau di Indonesia, khususnya menghubungkan Kalimantan dengan Jawa untuk memudahkan mobilitas masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi udara baik untuk perjalanan bisnis maupun wisata,” ujar Direktur Utama Citilink, Juliandra.

Penerbangan rute Pangkalan Bun–Jakarta dan Pangkalan Bun–Semarang selanjutnya akan beroperasi setiap hari menggunakan armada ATR 72-600. Adapun jadwal penerbangannya sebagai berikut:

Rute Semarang–Pangkalan Bun
Kode Penerbangan : QG 1470
Berangkat : 07.45
Tiba : 09.20

Rute Pangkalan Bun–Semarang
Kode Penerbangan : QG 1471
Berangkat : 14.30
Tiba : 16.05

Rute Pangkalan Bun–Jakarta
Kode Penerbangan : QG 1143
Berangkat : 09.45
Tiba : 11.40

Rute Jakarta–Pangkalan Bun
Kode Penerbangan : QG 1144
Berangkat : 12.05
Tiba : 14.05

Keterangan : waktu menunjukkan waktu setempat.

Pangkalan Bun merupakan kota yang sekaligus menjadi ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Kota ini terkenal dengan slogannya Kota Manis, kependekan dari ‘Minat, Aman, Nikmat Indah dan Segar’.

Kota ini mempunyai kontur yang berbukit dan berlembah, letaknya berada di pinggir sungai. Di sekitar kota ini telah banyak berdiri lahan usaha dari perusahaan perkebunan dan silvikultur yang menjadikan kota ini sebagai hub mereka.

Pangkalan Bun yang berperan sebagai ibukota Kotawaringin Barat, terhubung ke beberapa kota perekonomian di Kalimantan seperti Palangkaraya dan Banjarmasin. Selain itu, Pangkalan Bun juga memiliki berbagai destinasi wisata menarik yang dapat dikunjungi.

Sebut saja, Bundaran Pancasila, yaitu taman kota yang menawarkan wisata kuliner, Taman Nasional Tanjung Puting yaitu cagar alam dan suaka margasatwa yang merupakan salah satu daerah konservasi orang utan, berbagai wisata alam seperti Sungai Arut dan Pantai Teluk Bogam serta wisata yang bernilai sejarah seperti Desa Pasir Panjang dan Istana Kuning.

Selain menghubungkan Pangkalan Bun dengan Jakarta dan Semarang, penerbangan Citilink ini dapat terhubung dengan berbagai kota besar lainnya di Indonesia seperti Denpasar, Medan, Palembang dan Padang.

“Harapannya, dapat menarik minat wisatawan yang lebih luas dari seluruh Indonesia serta dapat mengakomodir kebutuhan perjalanan para pekerja industri, ASN maupun pedagang yang memiliki mobilitas tinggi dari dan menuju Kalimantan,” tambah Juliandra.

Selain dengan pesawat, cara menuju Pangkalan Bun, bisa dengan kapal laut. Ada rute Semarang-Pangkalan Bun, atau kalau sudah berada di Kalimantan, bisa dengan kendaraan darat, dari Pangkalan Bun ke Kumai sekitar 20 menit (8 km).

Selanjutnya dari Kumai ke Tanjung Harapan menggunakan klotok (perahu kecil) sekitar 75 hingga 120 menit, atau Kumai–Natai Lengkuas, selama empat sampai lima jam.

Menurut website pergimulu, perahu cepat dari Kumai–Tanjung Harapan berdurasi 30 hingga 60 menit, dari Kumai–Camp Leakey, selama 75 hingga 120 menit, dan dari Kumai ke Natai Lengkuas sekitar 75 sampai 120 menit.

Bandar Udara Iskandar di Pangkalan Bun yang melayani penerbangan di antaranya dari Semarang, Jakarta, Ketapang, dan Pontianak. Jarak bandar udara ini dengan Kota Pangkalan Bun hanyalah 10 km saja.

Bagi yang berasal dari Surabaya dan Semarang, ada jalur transportasi laut di Kumai, yakbu Pelabuhan Panglima Utar. Transportasi laut dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dilayani oleh Pelni dan Perusahan Pelayaran Swasta.

Kalau sudah tiba di Pangkalan Bun, kamu dapat menggunakan Angkot Klotok (semacam perahu dengan kapasitas 10-15 penumpang dan menggunakan mesin diesel sebagai motornya).

Ada Angkot Getek atau disebut Jukung, sebuah perahu terbuka, dengan ukuran lebih kecil dan masih menggunakan alat kayuh untuk menggerakkannya meski sudah ada yang memakai diesel berukuran kecil.

Hotel di Pangkalan Bun
1. Swiss-Belinn Pangkalan Bun, Jl Ahmad Yani KM.02, Kalimantan Tengah
2. Grand Kecubung Hotel, Jl Domba No 1 Pangkalan Bun
3. Rimba Orangutan Eco Lodge, Sungai Sekonyer, Kumai, Pangkalan Bun

Tinggalkan Balasan