Cerita Seru Saya Trip Tiga Negara di Amerika Selatan

AMERIKA selatan merupakan benua tersendiri. Lokasinya di antara Samudera Pasifik dan Samudra Atlantik, terhubung dengan Amerika Utara melalui Tanah Genting Panama. Garis katulistiwa melintasi benua ini, dan sebagian besar wilayahnya di bumi sisi selatan Jajaran pegunungan Andes menghiasi bagian barat benua ini, membujur dari utara hingga selatan.

Bagian timur benua Amerika selatan merupakan dataran rendah, mengalir Sungai Amazon, dan punya hutan tropis yang lebat. Amerika Selatan merupakan dataran dengan berbagai hal kontras. Ada hutan hujan (Amazon) dan gunung berkubah es, kota modern yang berkembang, dan jejak peradaban kuno. Ada sejarah asli dan berasal dari Eropa.

Paduan itu ada di Buenos Aires, ibukota Argentina. Kalau kamu bisa berbahasa Spanyol, sungguh sebuah keberuntungan. Kamu dapat memahami lebih dalam seni seni konservasi di sini, atau memaknai tarian Tango melalui penarinya, gerakan penuh emosi dan ekspresi yang tak lekang oleh waktu.

Untuk kegiatan luar ruangan, mendakilah, atau bermain ski di pegunungan bergelombang di Tierra del Fuego dan Patagonia, daerah perbatasan Argentina dan Chile, atau menjelajahi Brasil, daerah yang memakan hampir setengah dari kawasan Amerika Selatan. Negeri Samba itu punya pantai-pantai Samudera Atlantik, meliputi pantai Rio de Janeiro, Ipanema, dan beberapa tempat populer seperti Baia do Sancho dan Lopes Mendes.

Jelajahi pula reruntuhan Jesuit La Santisima Trinidad de Parana di Paraguay, reruntuhan pra-Columbian di El Fuerte de Samaipata di Bolivia, kota Cartagena di Kolombia, dan benteng-pertahanan suku Inca di atas lembah Machu Picchu, Peru.

Admin mo-trans telah mendapat izin untuk memublikasikan cerita perjalanan Anna Khristiantri selama trip Amerika Selatan, 7 – 24 November 2019. Anggota komunitas Backpacker Internasional ini, mengunjungi 3 negara yaitu Peru, Chile dan Argentina. Highlight dari trip ini adalah Machu Picchu, Patagonia dan Fin del Mundo (ujung dunia).

Untuk penerbangan tiga negara itu, ada beberapa rute yang bisa diambil (1) melalui Eropa (Jakarta–Eropa–Amerika Selatan), (2) melalui Amerika (Jakarta-Amerika–Amerika Selatan), (3) melalui Australia (Jakarta–Australia–Amerika Selatan).

Mana yang lebih murah? Bisa mana aja, tergantung promo tiket. Tapi kalau memilih mana yang paling hemat waktunya, yaitu melalui Australia atau New Zealand (Selandia Baru). Jadi, karena waktu Anna terbatas (cutinya sebentar). dia memilih ambil flight lewat Australia. Durasi penerbangannya : Jakarta–Sydney (6-7 jam), Sydney–Santiago (13 jam).

BAGIAN PERTAMA : Peru-Machu Picchu
Day 1 = Jakarta–Sydney by SQ (transit sekali di Singapura). Biaya pulang pergi (PP) Rp 6,2 juta.
Day 2 = Sydney–Cuzco (transit dua kali di Santiago dan Lima), dengan Qantas dan Latam (Multicity Rp 12,4 juta)
Day 3 = Tiba di Cuzco atau sering disebut Qosqo atau Qusqu (overnight) Cuzco merupakan pintu gerbang masuk Machu Picchu, kurang lebih 75 km dari Kota Cuzco, Peru. Sampai di Cuzco sudah pukul 9 malam. Kami dijemput shuttle yang sebelumnya sudah saya pesan via hostel. Sampai hostel langsung istirahat karena besok pagi langsung trip ke Machu Picchu.

Cuzco berada di ketinggian 3399 mdpl. Untuk menghindari terkena AMS (acute mountain sickness), kami sempat beli obat AMS di Bandara Lima dan minum 2 pil sebelum terbang. Tiba di hostel sudah disediaksn teh daun koka.

Malam itu, kami fine-fine saja, tapi pagi harinya ketika kami sempatkan jalan sebentar di kotanya, langsung mulai pusing, mual dan napas pendek. Kami minum pil AMS lagi sebelum melanjutkan perjalanan ke Ollantaytambo.

Sepanjang jalan mual dan pusing tidak hilang, namun setelah sampai di Ollantaytambo, duduk sebeentar langsung sembuh. Lokas Ollantaytambo ini kebetelan lebih rendah dari Cuzco, yaitu di 2792 mdpl.

Day 4 = Perjalanan ke Machu Picchu. Bagaimana cara ke Machu Picchu? Ada beberapa pilihan, yaitu ikut local tour. Semua transportasi, hotel dan tiket masuk sudah dalam 1 paket, atau mau pergi sendiri, mengurus semuanya sendiri. Karena selisih harganya lumayan, kami pilih mengurus sendiri semuanya. Selain itu waktunya bisa lebih fleksibel.

Apabila, mau pergi sendiri tanpa tur, ada beberapa tahap perjalanan untuk menuju Machu Picchu, start dari Cuzco. Tahapannya seperti ini :

Tahap I : Dari Cuzco, pagi-pagi-pagi harus ke Ollantaytambo dulu. Bisa naik sejenis shuttle bus yang disebut Colectivo. Lokasinya di Pavitos street, Cuzco. Untuk naik Colectivo ini, datang saja dan bayar di tempat 10 soles/orang. Sering pula ada tawaran taxi sharing cost untuk 4 orang, per org 15 soles. Dari Cuzco ke Ollantaytambo kurang lebih 2 jam perjalanan.

Tahap II : Dari Ollantaytambo menuju Aguas Calientes, naik kereta api (train) selama 1 jam lebih sedikit. Ada dua perusahaan kereta yang beroperasi, yaitu Perurail dan Incarail. Masing-masing ada kelas dari yang paling murah (ekonomi) sampai paling mahal (eksekutif).

Mana lebih bagus? Perurail atau Incarail? Sama saja sih menurut saya. Kalau saya tinggal pilih saja harga termurah, dan paling pas dengan jadwal kita. Saya memilih Incarail kelas ekonomi (Voyager), dengan harga tiket 59 dolar AS (PP). Tiket kereta bisa dipesan secara online di websitenya. Menginap semalam di Aguas Calientes.

Tahap III : Ini Day 5, dari Aguas Calientes menuju Machu Picchu, naik bus selama 30 menit. Tiket bus seharga 24 dolar AS (PP). Sebaiknya tiket bus ini dipesan secara online karena antreannya sangat panjang. Saya sarankan menginap semalam di Aguas Calientes, biar tidak buru-buru. Tiket masuk Machu Picchu pesan secara online. Harganya 45 dolar AS.

Tahap IV : Masuk Machu Picchu. Dalam tiket yang sudah kita booking tertera jam masuk. Kita dapat waktu 3-4 jam karena jumlah pengunjung dibatasi 5000 orang per hari. Disarankan menggunakan jasa guide, jadi bisa lebih tahu sejarah Machu Picchu dan tempat-tempat yang ada di dalam kota itu. Harga jasa guide 10-20 dolar AS per orang, tergantung jumlah peserta.

Selama berada di area Kota Machu Picchu, kamu tidak boleh makan, buang sampah, dan tidak ada toilet. Jadi, sebisa mungkin semua urusan itu sudah selesai sebelum masuk area tur.

Tahap V : Selesai tur, jangan lupa minta cap stamp Machu Picchu di paspor buat kenang-kenanganan. Kalau yang ini tidak wajib. Tahap VI : Perjalanan kembali ke Cuzco. Naik bus lagi dari Machu Picchu ke Aguas Calientes, lanjut kereta Incarail dari Aguas Calientes menuju Ollantaytambo. Terakhir, naik colectivo atau share taxi dari Ollantaytambo menuju Cuzco.

Perhitungan Pengeluaran :
Cuzco-Ollantaytambo (share taxi durasi 2 jam) : 30 dolar AS (PP).
Ollantaytambo-Aguas Callientes by Incarail Train (durasi 1 jam) : 59 dolar AS (PP).
Aguas Callientes-Machu Picchu by bus (durasi 30 menit) : 24 dolar AS (PP).
Tiket masuk Machu Picchu : 45 dolar AS.
Jasa Guide : 15 dolar AS/orang (private guide)

Tinggalkan Balasan