Cara Mudah Menuju Kawah Ijen Banyuwangi

PALTUDING adalah pintu gerbang masuk Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen. Dari manapun kamu berangkat, semua tujuannya mengarah ke sini, terutama yang akan mendaki ke Puncak Kawah Ijen.

Paltuding merupakan pos PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam) Perhutani di kaki Gunung Merapi-Ijen.

Lokasi Paltuding (1800 mdpl) secara administratif masuk Curah Macan, Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi.

Orang juga mengenalnya sebagai tempat kemping, karena ada camping ground dengan alas semen (Bumi Perkemahan Paltuding).

Ada juga yang menyebutnya Jambu, karena ada Jambu Rest Area di Paltuding.

Untuk ke Puncak Kawah Ijen dan Blue Fire, memang bisa kapan saja. Tapi guna menghindari kekecewaan, sebenarnya waktu terbaik untuk ke destinasi ini adalah di bulan Mei.

Saat musim hujan telah selesai dan berganti menuju musim kemarau. Kondisi langit terbaik kawasan Indonesia untuk melihat sunrise ataupun sunset.

Jarak dari pos Paltuding sampai ke puncak Kawah Ijen hanya 3 KM, dengan kondisi jalan berupa tanjakan tanah berpasir.

Jalan datar hanya ditemui 500 meter sebelum sampai puncak gunung Ijen. Durasi perjalanan kurang lebih 1,5 jam hingga 2 jam, tergantung kemampuan fisik.

Jalurnya sangat bersahabat karena lebar dan tidak terlalu menanjak. Kalau kamu tidak kuat, bisa sewa ‘tukang ojek’, mirip kereta dorong dengan tenaga dua orang manusia.

Tarifnya, Rp 600.000 untuk mendaki dan Rp 200.000 ketika turun. Tinggal duduk selonjoran di kereta itu.

Di tengah perjalanan, kamu akan mendapati warung (Kantin Ijen Miner dan Kantin Pos Bunder). Lumayan buat duduk sebentar, istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Atau, mengisi perut dengan yang panas-panas seperti mi rebus, kopi, atau teh hangat. Perjalanan setelah warung cukup berat, jalan-jalan kecil selebar 1 meter dengan pinggiran tebing.

Sebelum mendaki, kamu wajib melaporkan diri sekaligus membayar tiket masuk. Tapi, kepastian mendaki tetap ditentukan oleh kondisi alam saat itu.

Jadi, ikuti saja informasi dan petunjuk dari petugas yang ada. Jangan seenaknya sendiri ya.

Harga tiket per September 2017, untuk wisatawan domestik hanya Rp 5.000 di hari kerja, sedangkan hari libur Rp 7.500.

Untuk wisatawan mancanegara diterapkan harga berpuluh kali lipat, yakni Rp 100.000 untuk hari kerja dan Rp 150.000 untuk harga akhir pekan dan libur.

Ingat juga yang ini gaes : parkir motor Rp 2.000, mobil Rp 10.000, toilet Rp 2.000/orang, sewa lahan untuk tenda Rp 15.000/tenda/malam, sewa tendanya Rp 200.000/tenda/malam.

Penginapan Perhutani Rp 150.000/malam, membawa video komersial atau snapshot film komersial ada biaya tambahan Rp 10 juta, handycam Rp 1 juta dan foto kamera Rp 250.000.

Secara normal waktu pendakian, mulai 01.00 WIB hingga 12.00 WIB. Jika kamu merasa tenagamu untuk naik gunung pas-pasan, berangkat dari pos Paltuding pukul 00.00 WIB.

Perjalanan bisa lebih santai dan sampai di bibir Kawah Ijen jam 03.00 pagi.

Kalau sudah puas melihat bentuk si api biru Kawah Ijen (biasanya muncul mulai pukul 02.00, segera kembali naik ke puncak Gunung Ijen dan menuju pos pucuk untuk menanti matahari terbit.

Pos ini berada di sisi kanan dari persimpangan menuju Kawah Ijen. Terdapat sebuah bangunan belanda yang telah hancur.

Tinggalkan Balasan