Surabaya Operasikan Bus Tumpuk Layani Rute Selatan-Utara

2. Satu (1) stiker setara dengan 3 botol besar, atau 5 botol medium, atau 10 gelas plastik. Setelah penghitungan, kamu akan mendapat stiker sejumlah sampah plastik yang disetorkan.

3. Jam operasional penukaran sampah botol plastik di Terminal Purabaya dan Halte Pirngadi, Senin s/d Minggu, pukul 07.00 – 16.00 WIB.

Bus Tumpuk Suroboyo merupakan sumbangan Bank Mayapada, memiliki teknologi tidak jauh berbeda dengan Suroboyo Bus yang sudah beroperasi.

Bedanya, dalam ukuran dan kapasitas penumpang yang jauh lebih banyak, 71 orang.

Lantai bawah tersedia 16 seat, sedangkan untuk Lantai 2 (atas) 59 seat. Bus Tumpuk juga memberikan fasilitas untuk disabilitas, hanya saja tidak dilengkapi pegangan untuk penumpang yang berdiri karena tidak dimungkinkan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajat mengonfirmasi, Bus Tumpuk tidak bisa melalui rute Barat – Timur, melayani kampus-kampus, karena masalah utilitas.

Rute Bus Tumpuk Suroboyo yang sudah disiapkan adalah : rute Utara-Selatan (Halte Alun-alun Contong-Terminal Purabaya) dan kebalikannya, Selatan-Utara (Terminal Purabaya-Halte Pirngadi).

Rute Terminal Purabaya-Halte Pirngadi

Terminal Purabaya – Halte Dukuh Menanggal – Halte Siwalankerto – Halte Taman Pelangi – Halte RS Bhayangkara – Halte UBHARA – Halte Pusvetma – Halte Ketintang – Halte Joyoboyo – Halte Museum BI, Halte RS Darmo – Halte Pandegiling – Halte Basra -Halte Kaliasin -Halte Embong Malang – Halte Blauran – Halte Pirngadi.

Rute Halte Alun-alun Contong-Terminal Purabaya

Kemudian kembali lagi ke Terminal Purabaya lewat Halte Alun-alun Contong – Halte Siola – Halte Tunjungan – Halte Simpang Dukuh – Halte Gubernur Suryo – Halte Panglima Sudirman – Halte Sono Kembang – Halte Urip Sumoharjo – Halte Santa Maria – Halte Darmo – Halte Marmoyo – Halte Joyoboyo -Halte RSAL – Halte Margorejo – Halte Wonocolo – Halte UIN – Halte Ngawinan – Halte Siwalankerto – Halte Menanggal – Terminal Purabaya.

Dengan adanya penambahan transportasi ini, Irvan mengatakan Pemkot Surabaya berharap masyarakat pindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, agar mengurangi kemacetan dan kecelakaan. (*)

Tinggalkan Balasan