Backpacker ke Krabi-Hatyai-Songkhla with Syafinas

PERJALANAN atau trip ini menggunakan moda transportasi kereta, bukan pesawat.  Saya akan menceritakan urutan perjalanan saya, budget atau biaya, dan sedikit tips, kalau kalian ke sana. 

Saya berangkat dari Penang,  yang relatif sangat dekat dengan Thailand.

Saya memutuskan naik kereta ke daerah Thailand selatan.  Sebelumnya, dari Penang naik komuter jurusan Tasek Gelugor-Padang Besar (RM10.20) dan baru naik kereta dari Padang Besar-Hatyai (RM7/50baht).

Jangan lupa membawa paspor ya.

Kereta ke Hatyai tidak begitu mewah. Terkesan kuno, bahkan hanya menggunakan kipas angin. Perjalanan kereta Padang Besar ke Hatyai kurang lebih 1 jam saja.

Tiba di Hatyai, saya dan teman saya, mencari minivan untuk membawa kami ke Krabi. Tanya saja kepada para sopir tuk tuk, mereka akan menunjukkan travel agent yang melayani ke Krabi.

Tapi kami bernasib baik karena bertemu dengan sesama orang Malaysia. Si Paman ini membantu kami bertemu seorang sopir tuk tuk, yang ternyata seorang kawannya.

Paman ini menjelaskan kepada sopir tuk tuk untuk mengantar kami menawar minivan ke Krabi. Setelah negosiasi, kami dapat harga  400 baht (one way to Krabi).

Untuk ke Krabi sebenarnya ada dua pilihan yang rasional, yakni nai bus atau minivan. Sebaiknya, memang naik minivan saja, karena perjalanan cukup panjang, 4-5 jam.

Kalau naik bus memang murah, tapi harus nunggu cukup lama.

Dua tempat di Krabi yang menarik adalah bagian kotanya, dan satu lagi, pantainya, namanya Aonang Beach.

Kalau kalian lebih suka dengan perjalanan mengelilingi pulau-pulau kecil di sana, saya sarankan cari penginapan di Aonang.

Kami berdua mencari hotel dengan Mesjid Aonang, yang di sekitarnya banyak makanan halal.

Malam hari, kami sempatkan menjelajahi Aonang Night Market, hanya berjarak 30 menit dari hotel kami. Tentu saja, kami naik tuk tuk, biayanya 60 baht.

Setiap malam, di dengan Mesjid Aonang ada juga semacam bazar. Ayolah, datang ke sini, semua penjualnya Muslim, dan barangnya murah-murah.

Dari pengalaman perjalanan kami berdua, kamu bisa liburan di Krabi, dan menikmati sejumlah kegiatan, seperti  Island tour/island hopping, Phi phi island, adalah salah satu pulau kecil yang terkenal dekat Krabi.

Sayang banget, kami pergi di musim hujan, banyak perjalanan yang harus ditunda karena cuaca.

Kami akhirnya mengambil paket 7 Island Sunset Tour. Paket perjalanan ini sudah termasuk snorkeling, makan malam, penjemputan dan antar dari dan ke hotel, pesta kembang api, melihat phytoplakton dan asuransi.

Harga paketnya 850 baht per orang, sudah dengan tiket masuk national park.

Kalau kamu tidak cocok dengan harganya, kamu dapat mencari pembanding lain di area Aonang.  Sebagian besar mereka menawarkan paket-paket Island Tour.

Kamu bisa pilih paket perjalanan yang kamu suka, termasuk menawar harga yang mereka berlakukan. Kalau tidak ikut tur, jalan-jalan saja di pantai juga lumayanlah.

Setelah dari Krabi, hari kedua, kami bergegas menuju Hatyai. Settle for day 2. Pagi-pagi kami sudah check out dari hotel dan naik minivan.

Petang hari, kami baru sampai di Hatyai, terus check ini di  Lee Garden Hotel. Setelah menyegarkan diri dengan air di kamar mandi hotel, kami beranjak ke Wat Hat Yai Nai, salah satu candi di sana.

Sekadar tahu saja, agak susah kami mendapatkan tuk tuk di Hatyai. Jadi, mau tidak mau, akhirnya kami sepakat meminta sopir tuk tuk menunggu kami.

Kalau dia tidak berseda, kami sudah siap untuk pesan taksi online saja (Grab). Benar juga, sopir tuk tuk tidak mau. Jadilah, kami dari  Wat Hat Yai ke Klonghae Floating Market naik Grab.

Semua menu kuliner di Klonghae Floating Market itu halal. Kamu tidak perlu khawatir. Hanya saja pasar terapung ini bukanya, cuman Jumat-Sabtu.

Usahakan kalau ke Hatyai mampir ke pasar ini. Dari Klonghae Floating Market kami langsung ke ASEAN Night Market, naik Grab juga.

ASEAN Night Market berupa bangungan dua lantai. Lantai 1 menjual pakaian dan gadget dan Lantai 2, hanya khusus untuk makanan dan minuman.

Setelah belanja di ASEAN Night Market ini, kami naik tuk tuk ke Midnight Bazaar Lee Garden. Wah, di sini sangat ramai dan  meriah. Banyak sekali turis, banyak juga orang Malaysia.

Hari 3 yang sangat melelahkan tapi menyenangkan. Tinggal hari ke-4, kami sudah jadwalkan mengunjungi Municipal City atau Hatyai dan Central Mosque of Songkhla.

Kami sudah sepakat dengan sopir tuk tuk mengantar kami berkeliling dengan biaya  600 baht. Municipal City of Hatyai merupakan tempat patung Buddha dan ada cable car.

Harga tiket untuk cable car 200 baht.

Dari tempat ini (Municipal City), kami dapat menikmati lansekap pemandangan indah Kota Hatyai. Tempat terakhir, yang kami kunjungi adalah  Central Mosque of Songkhla.

Saya memilih tempat ini dan mencantumkan di itinerary, karena tempat ini sangat mirip dengan Taj Mahal.

Saya bagikan catatan pengeluaran saya selama perjalanan Krabi-Hatyai-Songkhla.
🌸Tiket Kereta & komuter (return) : RM34.80 .
🌸Transport Hatyai-Krabi : RM168.04 / 1390.98 Baht.
🌸Hotel Krabi & Hatyai (3 Malam) : RM105
🌸Simcard Thailand : 240 Baht / 2 orang =RM14.58/120 Baht . .
🌸7 Iland Sunset Tour package : RM103.30:850 Baht .
🌸Cable car : 200 Baht / RM24.30
👉🏼Total (tidak termasuk makan dan belanja) : RM451.02
👉🏼 Budget per orang : RM755

📌Catatan : Jumlah pengeluaran boleh tidak sama untuk setiap orang. Semua tergantung kepada tempat yang dikunjungi, jenis hotel yang ditinggali, jumlah rombongan yang ikut, kendaraan selama perjalanan.

Budget ini adalah pengalaman saya  4D3N ke Krabi-Hatyai-Songkhla.

Sumber : TravelsiaMY (@travelsiaMY), 21 Agustus 2018.

5 thoughts on “Backpacker ke Krabi-Hatyai-Songkhla with Syafinas

  1. wah, sangat menarik ceritanya. berpetualang ke negeri tetanga. thailand selatan
    semoga saya bisa ke sana suatu hari nanti

Tinggalkan Balasan