Panduan Transit Perjalanan di Changi Airport

CHANGI Airport bukan hanya menjadi tujuan pendaratan pesawat maskapai penerbangan. Bandara ini juga menjadi transit pesawat untuk penerbangan lanjut ke tujuan lain. Kalau dari Surabaya, contohnya, bisa sebagai transit ke Bangkok atau ke Hongkong, tergantung layanan maskapainya.

Hanya saja memang, maaf ya, admin menilai, waktu transitnya ‘agak nakal’ sehingga agak sulit memperhitungan itineray bila sudah tiba di Changi Airport. Maksudnya begini, ada maskapai yang berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, agak siang, dan mendarat di Changi Airport, agak sore.

Ternyata, penerbangan lanjutannya, justru pagi hari, hari berikutnya. Dari sisi budget, tentu saja, bagi para backpacker seperti admin mo-trans, harus merogoh kocek lebih dalam. Pengeluarannya bertambah karena waktu perjalanan menjadi lebih panjang. Kalau sendirian sih tidak masalah, beda kalau jalannya bareng-bareng. Bagi sebagian backpacker mungkin menyusahkan memang. Maklum, duite cekak bos.

Tapi, bagi yang lain, barangkali, transit di Changi Airport itu membahagiakan. Apalagi, bandara ini kan sudah seperti gerbang dunia modern. Kamu dapat mengeksplor setiap sudutnya, karena pengelolanya, Airport Changi Group, memberikan banyak kemudahan dan fasilitas. Ya, hampir di setiap terminalnya, termasuk yang terbaru, Jewel Airport.

Kembali soal transit, pertanyaan dasarnya, bagaimana cara memastikan, kalau saya sebagai penumpang, memenuhi syarat untuk transfer penerbangan saat transit? Supaya dapat melakukan transfer penerbangan tanpa pemeriksaan imigrasi, kamu harus membayar terlebih dahulu untuk fasilitas transfer dalam perjalanan penerbangan kamu.

Sebagian besar penerbangan transfer yang kamu beli dalam satu tiket secara bersamaan, biasanya sudah menyediakan fasilitas transfer. Silakan lakukan pengecekan kepada agen pembelian tiket jika kurang yakin. Kalau belum meliputi fasilitas transfer, silakan langsung ke bagian imigrasi Changi Aiport.

Kamu harus melakukan pemeriksaan imigrasi untuk kedatangan, lalu mengambil bagasi (jika ada), dan lanjutkan ke konter check-in untuk penerbangan berikutnya. Untuk informasi lebih lanjut tentang pilihan check-in penerbangan di Changi Airport, silakan cek di sini.

Sebaliknya, kalau kamu telah memiliki tiket untuk penerbangan transfer, dengan bagasi yang didaftarkan langsung ke tujuan akhir, monggo, silakan mencermati papan informasi penerbangan di sekitar area transit, atau kunjungi Changi Experience Agents (CEAs) untuk gate (pintu) keberangkatan.

Untuk memastikan, bagasi kamu terdaftar langsung ke tujuan akhir, kamu dapat melihat kembali tanda terima bagasi yang dikeluarkan oleh agen yang melayani saat check-in di konter. Jika tanda terima bagasi ada tulisan SIN, maka bagasi kamu hanya terdaftar check-in sampai Changi Airport.

Nah, ini, jika kamu punya tiket penerbangan transfer tapi bagasi hanya sampai Changi Airport, tetap tenang, dan kunjungi lounge atau konter transfer terdekat. Di lounge transfer, kamu bisa melihat Transfer Information Passenger Display System (TIPDS) untuk mengetahui di konter transfer mana kamu dapat memproses bagasi yang sudah terdaftar check-in itu agar bisa ditransfer ke penerbangan berikutnya.

Kalau kamu tidak memiliki tiket dan tidak memenuhi syarat melakukan transfer saat transit, silakan kunjungi lounge atau konter transfer terdekat. Di lounge transfer, kamu dapat merujuk pada Transfer Information Passenger Display System (TIPDS) untuk mengetahui konter transfer mana yang harus dituju. Agen check-in di konter transfer akan memproses check-in kamu untuk penerbangan keberangkatan berikutnya.

Lanjut untuk membaca : Changi Transit Programme (Fasilitas Transit di Changi Airport).

Tinggalkan Balasan