Panduan Praktis Transportasi dari Amsterdam Centraal ke Zaanse Schans

ZAANSE Schans adalah salah satu spot turis yang wajib dikunjungi jika di Belanda, sebuah desa yang terletak di Zaandam, North Holland. Destinasi ini memiliki pemandangan ala pedesaan nan Indah.

“Daya tarik utama tempat ini adalah kincir angin tradisional Belanda. Kincir angin yang terkenal dengan sebutan molen ini masih berfungsi di sini,” ujar teman backpacker dunia dengan nama Zizou Zukri Sikumbang.

Zaanse Schans berjarak 19 km dari Amsterdam. Kalau mengendarai mobil sendiri itu akan memakan waktu sekitar 22 menit. Berita bagusnya, Zaanse Schans termasuk dalam area regio tiket, yaitu tiket unlimited seharian yang bisa digunakan untuk eksplore Amsterdam dan daerah pinggirannya.

Untuk bahasan regio tiket pernah saya bahas di thread : Tips Hemat Keliling Amsterdam

Transportasi Umum
Ada beberapa pilihan transportasi ke Zaandam, yaitu kereta, taksi atau bus. Moda transportasi bus adalah cara yang paling murah untuk mencapai Zaanse Schans.

Normalnya untuk ke Zaanse Schans dari Amsterdam Centraal kamu harus membayar 7,8 euro untuk perjalanan pulang pergi. Jika kamu sudah memiliki regio ticket, perjalanan ini free, alias sudah termasuk dalam harga regio ticket yang kamu beli.

Lokasi Bus
Bus ke Zaanse Schans bisa kamu temukan di belakang gedung Stasiun Amsterdam Centraal. Silakan masuk dari pintu utama Amsterdam Centraal, lurus saja ke belakang hingga menemukan deretan bus. Bus ini dioperasikan oleh Connexion.

Tip
Setelah menemukan bus dan lokasinya, harap diperhatikan nomor bus yang akan menuju Zaanse Schans. Sebenarnya, ada beberapa alternatif bus, cuma saya di sini memberikan cara yang praktis, simpel, sekali jalan dan tentu saja tidak pakai transit.

– Gunakan Bus No 391. Tujuan akhir bus ini adalah Zaandam atau tertulis richting Zaandam, Zaanse Schans.
– Jika sudah mempunyai regio ticket perlihatkan tiket itu ke drivernya dan jangan lupa check-in ke pintu sensor yang ada di pintu masuk.
– Jika tidak punya regio ticket, silakan membeli tiketnya ke driver.
– Jangan lupa untuk menekan tombol stop jika bus sudah tiba di halte Zaanse Schans.

Mengenai Keliling Hemat di Amsterdam, saya menyarankan :
1. Gunakan Daily Ticket : tiket harian yang berlaku 24 jam sejak kamu mulai menggunakannya. Tiket ini berlaku untuk semua moda transportasi di Amsterdam mulai dari tram, metro/subway dan bus yang bertuliskan GVB.

Kalau kamu sudah membeli tiket ini, silakan eksplor Amsterdam seharian, mengunjungi berbagai destinasi menarik seperti Royal Palace, Rijk Museum, Vondel Park, Artis Zoo, Madame Tussaud, Dam Square dan lain-lain.

Harga tiket ini adalah:
– 7,5 euro berlaku 24 jam
– 12 euro berlaku 48 jam
– 16,5 euro berlaku 72 jam

Tiket ini dapat kamu beli di pusat informasi turist yang terletak di depan stasiun kereta api Amsterdam Centraal.

2. Gunakan Region Day Ticket : tiket yang jangkauannya lebih luas. Selain mengcover semua transportasi di dalam kota Amsterdam, tiket menjangkau destinasi lain di pinggiran kota Amsterdam. Dua destinasi favorit : Zaanse Schaans dan Volendam. Harga tiket ini adalah 13,5 euro, berlaku 24 jam.

Cara menggunakan Region Day Ticket :

  • Belilah tiket ini pada hari kamu ingin mengunjungi Volendam dan Zaanse Schaans.
  • Ingatlah tiket ini berlaku di dalam kota Amsterdam, artinya jika kamu sudah beli tiket ini tidak perlu lagi membeli Day Ticket.
  • Tiket berlaku untuk moda transportasi Tram, Metro/Subway dan Bus yang berlogo GVB, Connexxion dan EBS.

3. Berjalan Kaki : hanya syaratnya, kamu kuat fisik dan rohani, biar mampu mengelilingi Amsterdam. Banyak sekali destinasi wisata di Amsterdam bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Di sepanjang perjalanan banyak bangunan indah, toko-toko unik dan hal menarik lain. Apalagi jika kamu hobi fotografi, hampir setiap sudut kota Amsterdam dapat memikat hati.

4. Bawa Bekal dan Botol Minum : kalau ini demi menghemat budget perjalanan, karena makan di restoran setidaknya harus merogoh kocek 10 hingga 30 euro. Kalau kamu tipe orang yang tidak mau repot memasak di hostel, maka pilihan lainya makan di restoran cepat saji atau toko kebab turki, yang harganya 3 hingga 8 euro.

Tidak perlu ragu untuk melihat menu dan harganya dulu. Hampir di semua resto di Amsterdam, di bagian luar tokonya terdapat daftar menu lengkap beserta harganya. Bisa cek dulu sebelum memutuskan untuk masuk restoran.

5. Pesan makanan tak perlu harus dengan minuman : tidak ada paksaan dari mereka untuk memilih salah satu minuman yang mereka sediakan, kalau kamu memang sudah membawa air di tas.

Kalau air habis tinggal mengisi ulang di wastafel yang ada di restoran itu. Semua air mium di wastafel/toilet Belanda itu bebas untuk diminum.

Hanya saja, jika ada peringatan, geen drinkwater atau lambang botol minuman dicoret itu artinya air itu tidak layak minum. Biasanya di toilet kereta api, bus atau pesawat yang memang tidak teraliri pipa air minum.

Tinggalkan Balasan