Jelajah 7 Negara Eropa dengan Budget Rp 20 Juta

YOUR trip is crazy bro? Yess! Emang harus diakui ini benar-benar traveling paling gila selama perjalanan travelling saya. Banyak orang ngomong, mepet banget tuh (waktunya)? Nyiksa diri euy. Kurang lama bro? Nggak jetlag tuh gitu landing langsung trip? Itu traveling atau kejar setoran?

Hmmmm! I’m just responding to all the questions with smiles and say “iya nich”. Bodo amat orang ngomong ape. Wong yang jalanin kan saya. Gak ruginya juga sama Anda-anda yang komplain hehhehe. Buktinya, saya enjoy dan merasa puas bisa trip santai, tanpa kejar setoran, take foto lalu ngabur.

Beruntung banget, punya satu teman travelling yang kuat banting. Nggak banyak komplain dan nggak ribet. Karena untuk trip Eropa ini saya paling selektif banget pilih partner. Kan nggak lucu, trip impian yang sudah saya planning sejak lama harus hancur pas dapet teman traveling yang nggak sepaham.

Jadilah, saya trip berdua bareng dia dan hasilnya, tripnya seru hingga akhir. No drama dan semuanya happy. Sampe di akhir travelling saya tanya kesan kesan traveling bareng. Gimana tripnya? Ada yang salah nggak? Dia jawab, dia puas banget dan yang terpenting, dia bisa save money banyak. Irit tanpa harus kesiksa.

I really believe that planning is good and I have thought about it from the beginning before the trip. Satu hari satu negara bukan hal yang mustahil. Capek? Jujur pasti iya. But, this is traveling, ujung–ujungnya pasti akan capek juga. Kan jalan berkilometer. You can enjoy your trip, asal jangan dibawa males.

Sayang kan, jauh-jauh ke Eropa dan keluarin banyak duit, cuma dipake buat nyantai di Hotel. Smart traveler, itu yang aku tanam sejak awal perjalanan travelling ini. Saya tipe traveler yang sangat bangga bisa keluarin duit seminim mungkin selama traveling. Entah itu beli tiket promoan, nginap di hostel, ngakalin makan di restoran junk food atau beli fast food di supermarket.

Hasilnya? Setiap traveling ke suatu negara selalu bisa ngepress budget dan pastinya murah tapi tapi enggak murahan. Terus ada yang nanya, emang trip press budget bisa diterapin di Eropa yang punya label negara mahal? Wong kencing saja bayar Rp 20.000. Impossible woy woy woy!!!!!!

Sumpah, ketemu ini orang, saya tarik itu congor. Saya cuma bisa jawab “Stay tune ya di postingan saya. Baca sampe abis dan terakhir kasih komentar. Saya cuma ngabisin duit Rp 20 juta all in untuk keliling Eropa 7 Negara dari barat, timur ke selatan. Mulai dari Paris, Amsterdam, Koln, Praha, Hallstaat, Salzburg, Venice, Zurich dan berakhir di Paris lagi.

Untuk trip high class ala Richard Muljadi? Hamba nggak mampu dan bukan tipe saya banget. Asiknya jalan mandiri itu, kita bisa jalan sampai ke lorong–lorong, jalan di suatu kota dan nyasarin diri aja untuk mendapatkan pengalaman luar biasa dibanding ngikut tour.

Oh iya, di balik Indahnya Poto Menara Eiffel, cantiknya kota Praha, Judesnya orang Jerman dan damainya kota Amsterdam, ternyata ada kisah sedih dan perjuangan di balik itu. As ussual, pasti ada drama sebelum traveling dan puncak, hampir batal terbang ke Eropa karena Paspor yang ada Visa Schengen hilang pas kecopetan di Istanbul, padahal trip Eropa tinggal kurang dari sebulan lagi.

But God is Good, finally visa approve untuk kedua kalinya dan mimpi untuk keliling Eropa, akhirnya terwujud.

Tinggalkan Balasan